Menanti Kepastian Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E

17

Jakarta – Warga Jakarta boleh berbangga hati jika nantinya adu cepat mobil listrik dalam gelaran Formula E jadi digelar di sini. Sayangnya kepastian itu terkesan masih mengambang.

Pihak Formula E masih enggan memberikan kepastian terkait Jakarta sebagai tuan rumah balapan mobil listrik itu. Juru bicara Formula E yang tak disebutkan namanya memang mengakui kalau pihaknya masih terus melakukan diskusi terkait penetapan Jakarta sebagai tuan rumah di balapan musim depan.

“Kami memang terus melakukan diskusi, tapi belum bisa mengumumkan apapun,” jelas juru bicara Formula E dikutip detikcom dari situs Motorsport, Rabu (17/7/2019).

Formula E hingga saat ini masih memiliki dua slot kosong untuk mengisi musim 2019/2020. Satu balapan bakal digelar pada 14 Desember 2019, tetapi tampaknya sulit untuk Jakarta mengambil slot tanggal tersebut karena waktu yang mepet.

Opsi satu lagi adalah penyelenggaraan bulan Juni yang usai Seoul E-Prix. Opsi tersebut dinilai lebih masuk akal mengingat Jakarta dan Seoul masih berada dalam satu benua sebelum para pebalap kembali berlaga di Eropa.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam akun instagramnya mengatakan Jakarta merupakan salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E.

Anies juga mengaku dirinya telah melakukan negosiasi ke New York terkait penyelenggaraan Formula E.

Pada dasarnya balapan Formula E mirip dengan adu kencang jet darat Formula 1. Hanya pada Formula E mobil menggunakan tenaga listrik. Masih menurut Anies, tim Formula E telah datang ke Jakarta pada 8-9 Juli 2019.

Anies pun telah bertemu langsung sekaligus melakukan negosiasi dengan CEO Formula E Alexandro Agag dan Deputy CEO Formula E Alberto Longo.

“Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung,” tulis Anies dalam akun instagramnya.

Tentunya jika nanti sudah disahkan menjadi tuan rumah, ini bakal menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Jakarta. Bahkan disebut Anies, dengan adanya pagelaran Formula E bisa turut menggerakan perekonomian di Ibu Kota.

“Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah!” tulisnya lagi.

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan,” tuturnya. (Sumber)